Kapuspen TNI, Mayjen Hariyanto, menyatakan bahwa anggota TNI tersebut berinisial AT. Peristiwa nahas itu pun terjadi, Minggu (12/1/2025).
"Benar, anggota TNI inisial AT satuan Kodim 1627/Rote Ndao, Minggu, 12 Januari 2024 di wilayah Rote Ndao telah ditemukan gantung diri," ucap Hariyanto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/1/2025).
"Pada tubuh korban tidak di temukan tanda tanda kekerasan," ucap Hariyanto.
Hariyanto menyampaikan bahwa sampai saat ini masih dilakukan pendalaman atas motif AT bunuh diri tersebut. Kendati demikian, dugaan sementara berkaitan dengan asmara sebagaimana unggahan AT terakhir di media sosial.
"Motifnya masih diselidiki, kemungkinan masalah Asmara," tukas Hariyanto.
Sebagai informasi, AT merupakan anggota Babinsa Kelurahan Olafulihaa 1627-02/Kecamatan Pantai Baru. Dalam unggan di media sosial, AT diduga ditinggalkan kekasihnya karena uang mahar yang cukup besar tak bisa dipenuhi.
Berdasarkan informasi, AT sempat menceritakan persoalan asmaranya kepada rekannya, satu hari sebelum kejadian. Kepada rekannya, dia menceritakan tidak bisa melunasi uang mahar senilai Rp250 juta.
Baca juga:
- Aturan Penggunaan Senpi Anggota TNI Sudah Saatnya Diperketat
- TNI Janji Sidang Pembunuhan Imam Masykur Digelar Transparan